Sabtu, 22 Agustus 2009

Jambore Jejak Petualang Indonesia agustus 2009


Acara besar yang diadakan di ranca upas yang diselenggarakan oleh JPers (Jejak Petualang Ers) yaitu Perkumpulan dimana seluruh petualang Indonesia ikut serta didalamnya

Bumi Ranca Upas pun disulap menjadi lautan orang yang ingin mengikuti acara-acara yang diselanggaran oleh panitia ,seperti acara sebelumnya Jambore Jejak Petualang Indonesia (JPI)ini diisi oleh banyak kegiatan ,dan host-host dari acara Jejak Petualang.

Berbagai Acara yang akan dilaksanakan dan akan banyak Dorprise yang akan di bagikan,acara yang akan diadakan diantaranya yaitu Survival,Fotografi Alam,Sepeda Gunung,Pengenalan Tanaman Obat,Fun Orientering, Interpretasi Hutan, Habitat Ular, dan Adventure Jurnalis.

Acara yang dimulai Sabtu siang ini mendapat antusias dari para peserta JPI karna masing-masing peserta JPI hanya bisa memilih salah satu kegiatan saja,ada pun aktivitas dari kegiatan-kegiatan tersebut yaitu
1.Survival yaitu dalam kegiatan ini peserta akan diberikan pengetahuan mengenai tehnik bertahan hidup serta pemahaman terhadap resiko yg mungkin terjadi didalam berkegiatan di alam terbuka.
2.Fotografi Alam yaitu peserta akan diajak ‘berburu’ foto-foto di alam terbuka dengan menyusuri hutan, melewati rawa gunung serta mengeksplor keanekaragaman hayati yang akan menjadi suatu hal yang amat menarik untuk diabadikan. Peserta juga akan diajak berdiskusi tentang teknik teknik fotografi yang baik, khususnya untuk berburu objek-objek di alam.
3.Sepeda Gunung yaitu Peserta melakukan perjalanan menggunakan sepeda dengan berawal dari start point menuju finish point dengan melalui jalur jalur yang telah ditentukan. Sesampainya di destination point, peserta diistirahatkan selama kurang lebih 15-30 menit sembari menerima masukan masukan dari Nara Sumber. Peserta kembali menuju finish point melalui jalur yang telah ditentukan. Sesampainya di bumi perkemahan, peserta dipersilahkan istirahat.
4.Pengenalan Tanaman Obat yaitu Peserta akan diajak menyusuri hutan seraya dikenalkan dengan beberapa jenis tanaman obat yang dapat memberikan pertolongan pertama pada keadaan gawat darurat. Menjadi tambahan pengetahuan tersendiri bagi peserta dan dapat menjadi bekal yang berguna dalam situasi-situasi tertentu.
5. Fun Orientering yaitu Peserta akan dibekali peta dan kompas untuk menemukan titik-titik koordinat yang telah ditentukan sebelumnya. Menjadi menarik karena kegiatan ini dilakukan di daerah perbukitan, hutan dan rawa gunung. Jiwa kompetitif akan teruji saat peserta memulai kegiatan dari titik start melalui beberapa titik kontrol yang dihubungkan oleh garis dan angka hingga mencapai garis finish. Pemilihan rute yang tepat dan kemampuan navigasi adalah esensi utama dari orienteering.
6.Interpretasi Hutan yaitu Kegiatan Trekking Hutan yang akan dilaksanakan pada hari pertama kegiatan akan diikuti sebanyak 135 peserta yang akan dibagi menjadi 9 tim kecil yang masing-masing berjumlah 15 orang dan masing-masing tim akan didampingi oleh 1 orang interpreter/narasumber yang ahli dibidang kehutanan. Jalur kegiatan ini memiliki banyak jalur pendakian yang lain. Kegiatan hutan yang memiliki jalur yang memakan waktu ± 1 jam perjalanan dengan asumsi dengan kecepatan lambat. Jalur yang akan dilalui cukup landai dan tidak ada tanjakan yang sangat berat. Jalur trekking hutan memiliki banyak jalur yang cukup basah,dikarenakan ada beberapa titik di jalur kegiatan yang merupakan kubangan air dan tanah yang sangat lembut. Disepanjang jalur kegiatan ada 2 titik untuk pos yang nantinya akan digunakan sebagai tempat istirahat dan sebagai tempat menjelaskan mengenai kehutanan.

Materi yang akan disampaikan secara umum mengenai hutan. Materi tersebut meliputi : pengertian hutan,tipe-tipe hutan, fungsi hutan, jenis Hutan ranca upas , jenis- jenis tanaman ranca upas, pengertian konservasi, pembagian kawasan konservasi dan pengertiannya, undang-undang tentang kehutanan, penggunaan GPS, Peta Topografi.
7.Habitat Ular yaitu JELAJAH yang ini bertujuan untuk PENGENALAN HABITAT ULAR di alam terbuka. Pengenalan Habitat merupakan kegiatan yang berbentuk perjalanan menyusuri rute yang telah ditentukan di mana para peserta akan diperkenalkan dengan habitat ular yang ada dijalur yang dilalui. Sebelum berangkat, peserta akan mendapat bekal singkat tentang Karakter Ular Indonesia oleh para Instruktur SIOUX. Peserta juga diberi pengetahuan dalam proses penanganan ular serta penanganan gigitan di alam.
8.Advebture Juranalis yaitu Peserta akan diajak berkeliling melihat kondisi alam sekitar untuk kemudian menuangkan hasil penglihatannya ke dalam sebuah tulisan yang menarik dan menonjolkan sisi petualangan alam. Menulis catatan perjalanan sesudah peserta melakukan trekking di antara 2 Hutan yang berbeda. Antara Hutan Sekunder dengan Hutan primer yang dibatasi dengan tegakan vegetasi dengan dominasi oleh tegakan yang kokoh dari pohon rasamala(Altingia Excelsa) dan tegakan ekaliptus yang di batasi oleh tegakan vegetasi pohon pinus (Pinus Merkusi). Kedua hutan inipun memiliki suhu dan iklim yang berbeda.

Begitu banyak ilmu yang didapat peserta dari kegiatan yang diikutinya dan sangat bermanfaat bagi para petualang-petualang pegiat alam bebas didalam JPI ini peserta juga bisa melakukan diskusi dengan para petualang-petualang yang lain tentang pendakian,clembing,selam dan kegiatan yang bersifat liar.

acara yang ditunggu-tunggu peserta yaitu diskusi langsung dengan para host-host jejaka petualang diantarnya mas Dodi, Riani Djangkaru,Shiva Kumala . yang berkesempatan hadir disini peserta dapat banyak pengalaman dari para host jejak petualang tersebut.

Untuk acara hari kedua para peserta akan menanam seribu lebih pohon atau yang dikenal dengan istilan one man one tree . satu orang satu pohon agar terwujud negara kita yang hijau dan mengurangi dampak dari global warming .

setelah aksi tanam 1000 pohon acara dilanjutkan dengan lomba-lomba seperti balap karung,tarik tambang ,mengisi air,masukan belut dalam botol dan ada kegiatan yang lainnya setelah siang acara dilanjutkan dengan penutupan acara serta pembagian dor prise .

Akhirnya acara yang bermanfaat itu waktu juga yang memisahkan para peserta ,akhirnya para peserta bisa kembali pulang kerumah masing-masing,meskipun waktu yang 2 hari dianggap kurang tapi begitu banyak manfaat yang didapat oleh para peserta dan Panitia JPI.

Senin, 13 Juli 2009

Tips Membersihkan Karburator

Karburator merupakan bagian yang cukup penting pada sepeda motor karena karburator berfungsi sebagai pencampur bahan bakar dan udara dalam ukuran yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan untuk disalurkan kedalam ruang pembakaran (silinder).tentu karburator tersebut harus dijaga kebersihannya ada beberapa tips untuk membersihakan karburator

1.Kita harus mengosongkan bensin dari karburator cara mengendorkan sekrup pembuang.
2.Lepaskan tutup pada bagian atas karburator serta selang-selang dan saluran yang terhubung.
3.Lepaskan karburator dengan jalan melepas baut pemasangan karburator.
4.Bersihkan bagian luar pelampung dan karburator dengan bensin kemudian ditembak dengan menggunakan kompresor.
5.Keluarkan pelampung,katup pelampung ,dengan cara menarik pena lengan pelampung .
6.Keluarkan jet udara dan jet bensin ,kemudian kita bersihkan semua saluran jet dan bagian yang telah dilepas selanjutnya ditembak dengan kompresor.
7.Berikutnya kita periksa paking-paking kalau ada yang lecet harus diganti.
8.Selanjutnya kita rakit kembali bagian -bagian karburator dengan cara kebalikan dari cara melepasnya
9.Yang terakhir pasang karburator dan saluran penghubung dan selang.

Alat-alat yang digunakan obeng.tang,kunci pas,kunci ring,kompresor,kain lap dan yang lain apabila dianggap perlu.

Setelah pembersihan selesai kita harus menyetel karburator,menyetel Karburator berarti mengatur kecepatan putaran mesin pada saat langsam (stationer / idle) dan mengatur pencampuran bahan bakar dengan udara.
Bila kecepatan langsam disetel terlalu tinggi maka pemakaian bahan bakar akan boros, sedangkan bila disetel terlalu rendah maka mesin cenderung sering mati.

Adapun cara menyetel karburator yaitu:
Penyetelan karburator harus dalam keadaan mesin hidup dan telah panas. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.
1.Putarlah sekerup penahan skep (throttle) sehingga putaran mesin meninggi.
2.Putarlah sekerup pengatur udara (air screw / pilot screw) kearah kanan hingga putaran mesin menurun.
3.Putarlah kembali ke kiri agar putaran mesin naik kembali. (Berhentilah memutar saat putaran mesin agak naik.
4.Dengan posisi sekerup seperti ini putaran mesin agak tinggi, maka untuk menurunkannya putarlah sekerup penahan skep ke arah kiri hingga putaran mesin pada kecepatan yang sesuai sengan spesifikasi.

Penyetelan sekrup udara
Putar sekerup udara searah jarum jam sampai duduk dengan ringan kemudian putar balik sesuai spesifikasi yang diberikan.
Pembukaan sekrup udara : 1,5 putaran keluar
Panaskan mesin sampai suhu operasi normal.
Pasang pengukur putaran (Tachometer)
Setel putaran staaioner (Idle) dengan sekerup Idle
Putaran STASIONER : 1.400  100 rpm
Putar sekerup masuk keluar untuk memperoleh putaran mesin yang rata.

PERHATIAN!!!

Jika sekerup udara dikencangkan dengan erat terhadap kedudukannya, akan terjadi kerusakan pada dudukan sekerup udara

Sabtu, 13 Juni 2009

Pendakian Gunung Merapi

Pendakian yang telah direncakan ini ,memang sulit untuk menentukan anggota ,dimulai dari pemuda-pemuda yang hobi akan petualangan maka berkumpullah sejumlah pemuda yang memiliki tujuan yang sama ,pada tanggal 25 oktober kami pun berangkat dengan beranggotakan 4 orang ,dari jogja menuju magelang dengan menggunakan kendaraan bermotor ,setibanya  di magelang kira2 jam 20.00 kami kebingungan mencari basecamp ,akhirnya bertanya juga menjadi solusi kalau udah kebingungan.

Basecamp yang kami caripun akhirnya ditemukan,meskipun agak lelah karena pakai motor dari jogja ke magelang ,setibanya di basecamp ternyata sangat ramai ada sebuah kelompok pencinta alam dari solo yang berjumlah 30 orang dan masih banyak juga yang lainnya,istirahat sejenak makan ,shalat dan saling berkenalan serta mempersiapkan perlengkapan untuk mendaki.

Pendakian pun kami mulai jam 21.00 ,ternyata banyak juga yang berangkat pada waktu yang bersamaan .Bermodalkan dari pengalaman salah satu teman yang udh pernah mendaki disana, kamipun akhirnya menyusuri tanjakan demi tanjakan jalur yang kami lewati dari new selo
cukup lama juga perjalan kami untuk mencapai pos 1 cukup memakan waktu ,tetapi itu nggak masalah karena ramai jadi rasa letih pun terlupakan .

Akhirnya kami tiba dipos 1 dengan istirahat sejenak kamipun melanjutkan perjalan kembali untuk mencapai pos 2, trak yang kami tempuh sedikit menanjak dan bebatuan diperlukan tingkat hati-hati yang lumayan.,kemudian akhirnya sampai di pos 3, dari pos 3  menuju pasar bubrah kami mulai merasakan hawa dingin yang sangat dahsyat dan disertai angin kencang ,untuk menghilangkan rasa dingin kami menggunakan jaket yang tebal sampai 2 lapis dan sarung tangan.

Akhirnya kira-kira jam 03.00 pagi kami sampai juga di pasar bubrah,sambil menjelang Sunrise kami pun ngecamp di pasar bubrah dengan beristirahat sebentar,sekitar jam 05.00 kami pun keluar dari tenda,yang keluar hanya bertiga karena teman kami yang satunya sudah kelelahan ,tetapi ketika keluar teman saya yang satu lagi juga ikut masuk ketenda karena nggak tahan sama udara yang sangat dingin sekali.

Akhirnya kami hanya berdua menuju kepuncak yang paling tinggi yaitu puncak Garuda
,tapi sayang cuaca kurang cerah jd sunrise pun kurang terlihat indah,setibanya dipuncak kamipun foto-foto ,pada jam 09.00 pagi kami turun dari puncak dan istirahat sejenak untuk melepas letih dan bersenda gurau dengan rombongan yang lain.

Pada jam 13.00 kami pun akhirnya memutuskan untuk turun,dengan semangat untuk sampai dibawah ,kamipun turun dengan cepat sambil berlari dan sesekali berhenti untuk foto-foto,ketika sampai dibawah ternyata sudah gerimis kamipun istirahat sejenak di basecamp dan bersiap untuk pulang ,perjalan untuk pulang sangat dingin dan basah ,hal itu dikarenakan dari new selo sampai jogja kami diguyur hujan yang sangat lebat.

Akhirnya sampai juga di jogja dan harus mengembalikan tenda yang kami rental,setelah kembali dari mengembalikan tenda ,kami semua beristirahat dikos masing-masing,saya yang sudah kedingingan memutuskan untuk memasak air panas yang akan digunakan untuk mandi agar terasa hangat,setelah mandi waktu istirahat yang panjangpun saya gunakan sebaik-baiknya.