Senin, 30 Mei 2011

100 HARI SETELAH ENGKAU MENINGGALKAN KAMI


100 hari sudah engkau meninggalkan kehidupan dunia yang sesaat ini ,begitu jelas tersimpan dalam ingatanku ketika 100 hari yang lalu aq bersamamu dengan kondisimu yang begitu parah dan aq beruntung bisa disisimu saat ajal menjemputmu ,apakah itu semua memang sudah takdir dari Allah seandainya aq tidak memutuskan untuk menjengukmu mungkin aq tidak disampingmu dan tidak menuntunmu mengucapkan kalam Illahi ,dan semua itu takdir dari yang diatas ,tidak kusangaka ketika dua minggu sebelumnya aq berpamitan denganmu untuk melanjutkan kuliahku yang sudah mulai aktif setelah liburan semester itulah mungkin saat terakhir aq mendengar suaramu,senyumanmu bahkan candaanmu secara langsung dan sekarang semua itu hanya bisa kuingat tanpa bisa aq rasakan langsung ,aq sangat menyayangimu setiap shalatku aq selalu meminta semua yang terbaik buatmu ,dan sekarang hanya doa yang mampu kuhadiahkan untukmu semoga engkau bahagia disana ,abak dengarlah betapa aq sangat mencintai dan menyayangimu kau didik aq menjadi seorang anak laki-laki yang berguna ,kau bebaskan aq untuk memilih pendidikan yang aq inginkan,SATU NASEHATMU yang selalu aq ingat ,APAPUN YANG TELAH KAU PILIH KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS PILIHANMU KARNA ENGKAU LAKI-LAKI ,itu selalu terniang di telingaku kau tidak banyak menuntutku untuk menjadi anak yang mampu dibanggakan ,hanya kau memintaku untuk berbakti kepadamu dan juga amak ,serta menyayangi kalian berdua dan juga menyayangi keluarga dan saudara-saudara yang lain dan beriman kepada Allah S.W.T,begitu jelas aq ingat pesanmu untuk mempelajari tata cara shalat jenazah sehingga ketika kau pergi dari dunia ini engkau ingin anakmu yang menyalatkan dan menyelenggarakan semuanya dan Alhamdulillah itu sudah kami penuhi,abak seandainya kau tahu amak setiap shalatnya dia selalu menangis berdoa untuk kebahagianmu disana ,aq ingin seperti kalian sebuah pasangan yang terpisahkan hanya karena maut,hidupmu yang sederhana dan bekerja sebagai seorang buruh tapi kau mampu menyekolahkan semua anakmu meskipun hanya tamat SMA ,tapi kami semua banyak belajar arti kehidupan darimu ,seorang ayah yang tidak kenal kata menyerah demi kebahagian anak-anaknya,sesorang ayah yang mengajarkan arti sebuah persaudaraan didalam kekeluargaan ,kau didik aku dari kecil dengan keras dan tegas tanpa memandang bahwa aq anak yang paling bungsu bagimu semuanya sama saja ,tidak ada perbedaan perlakuan diantara anak-anak yang lain ,kau mengajarkan kami arti sebuah kesederhanaan,keberanian ,dan keprihatinan terhadap kehidupan .sekarang hanya doa yang mampu aq hadiahkan kepadamu ,aq minta maaf karna sebelum engkau pergi ,aq belum bisa membuat engkau bangga terhadapku ,begitu banyak ilmu yang kau berikan kepadaku dan semoga ilmu itu menjadi amal jariyahmu di sana ,abak bukan hanya kami saja yang merasa kehilangan tapi para tetangga juga merasakan kehilangan ,mereka kehilangan sosok seorang yang ramah dan sering bercanda dan juga sosok seorang yang sangat dihormati ,mungkin disini aq mampu memendam kesedihan itu karna kesibukanku dengan kuliah ,tapi aq tidak tau apakah aq bisa memendam kesedihan itu ketika aq pulang kerumah nanti karna disana tersimpan kenangan kita bertahun-tahun mulai dari aq kecil hingga aq dewasa saat sekarang ini ,abak aq merindukan sosok seorang ayah sepertimu ,dan aq bangga menjadi anakmu .kesedihan karna kehilanganmu aq hanya bisa melampiaskannya dengan mengirimu doa semoga engkau bahagia dan diberikan tempat yang terindah disana .SELAMAT JALAN ABAK terucap kata rindu yang sangat mendalam untukmu ,serta doa yang tidak henti dan tidak putus-putusnya yang kami kirimkan kepadamu mungkin hanya dengan itu aq bisa menjadi anak yang berbakti bagimu ,dan aq akan selalu menjaga ibu meskipun aq jauh disini ,dan aq akan membuat dia menjadi seorang ibu yang bahagia di hari tuanya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar